Sekilas Tentang Profesi Tukang Sedot WC By Admin Mantap Jaya

AKANKAH MEREKA SEMUA KITA SAMAKAN ???

Di era yang serba sulit sekarang ini yang dimana semakin banyaknya angka penganguran karena maraknya PHK buruh dengan alasan macam-macam. Seperti tidak kuat membayar buruh sesuai UMK (upah minimun kabupaten) Gresik tahun 2016 kisaran Rp 3.045.000," .dan disisi lain kebutuhan juga semakin banyak dan melonjak atau juga semakin sulitnya mencari pekerjaan yang lebih baik dari Tukang Sedot WC. di kota megapolitan seperti Surabaya dan Jakarta pun lebih tinggi daripada rasio nasional.



Pekerjaan Atau Profesi Sedot WC
Mereka Semua Bekerja Demi Untuk Keluarga



Tak hanya pekerjaannya yang kurang layak, profesi yang satu ini juga banyak di cap kebanyakan orang sebagai pekerjaan yang identik dengan ketidak jujuran. Memang dari sebagian atau bahkan segelintir dari banyaknya orang yang terjun di profesi ini ada yang curang dalam pelayanan yang di berikan, tetapi akankah yang lainya juga kita ikut-ikutkan, sungguh tidak adil jika Kita menyamakan mereka semua. Karena banyak juga di antara mereka yang masih menjunjung tinggi nilai kejujuran atau dengan kalimat religi " Takut Berbuat Dosa".
Bukankah semua profesi atau mata pencaharian itu adalah baik, entah itu profesi sebagai Sedot WC, Servis Kulkas, Renovasi rumah, Guru, Petani, Pejabat, dari pekerjaan terhormat sampai pekerjaan kasar. Dalam semua pekerjaan diatas semua bisa juga tercipta kata "Curang atau Penipuan" kesemuanya adalah tergantung pada setiap individu atau yang menjalankan. Jangankan profesi kasar seperti Tukang Sedot WC, yang berpfrofesi sebagai Ustadz saja juga ada yang tidak jujur, seperti oknum ulama' yang menjual ayat-ayat suci demi kepetingan politik atau demi uang. Dari sini marilah coba Kita berlaku adil dalam menilai setiap profesi, kasihan mereka yang jujur dalam pekerjaan lantas Kita samakan dengan mereka yang mau berlaku curang.

Dalam profesi ini juga dibutuhkan mental yang tahan banting gimana tidak, tempat mereka kerja  adalah tempat yang sangat tidak layak dan kebanyakan orang menjauh dari tempat itu karena jijik, tapi mereka tidak mempedulikan itu semua. Tekat mereka cuma satu, bekerja untuk menghidupi Anak dan Istri/keluarga. Saya sebagai Admin MANTAP JAYA malah Saya berpendapat bahwa pekerjaan yang satu ini adalah pekerjaan yang mulia.
Bagaimana menurut Anda???, Saya tungu tanggapan Anda di kolom komen FB dibawah.
Terima kasih.